Tampilkan postingan dengan label Download. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Download. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Oktober 2010

DOWNLOAD LAGU : Bread-IF

Bread-IF 

If a picture paints a thousand words
Then why can't I paint you?
The words will never show, the you I've come to know
If a face could launch a thousand ships
Then where am I to go?
There's no one home but you, you're all that's left me too

And when my love for life is running dry
You come and pour yourself on me

If a man could be two places at one time
I'd be with you
Tomorrow and today, beside you all the way
If the world should stop revolvin' spinning slowly down to die
I'd spend the end with you
And when the world was through

Then one by one the stars would all go out
Then you and I would simply fly away
Download Lagu : disini

Keep Never Say Die Attitude & Down To Earth

Sabtu, 02 Oktober 2010

Download Buku "Kontroversi Kudeta Prabowo"

Masa transisi dari Presiden Soeharto ke Presiden Habibie diwarnai
banyak gejolak dan kontroversi. Pertama, meletusnya aksi
kerusuhan 13-15 Mei 1998 yang dipicu oleh penembakan empat
mahasiswa Trisakti oleh seseorang tak dikenal. Peristiwa itu sangat
menentukan rangkaian peristiwa yang lain. Namun hingga kini tidak
diketahui siapa yang menembak, dan yang lebih penting lagi,
siapa aktor intelektual di balik penembakan tersebut.
Kedua, rumor kudeta yang dikatakan akan dilakukan oleh
Pangkostrad Letjen Prabowo. Kerusuhan terjadi ketika Presiden
Soeharto berada di luar negeri. Skenarionya, Letjen Prabowo akan
muncul sebagai "penyelamat" dari kekacauan. Namun dalam perkembangannya,
Presiden Soeharto mengundurkan diri secara mendadak,
Habibie mengambil alih kepemimpinan nasional, dan kekuatan
Prabowo cs dieliminasi dari jajaran ABRI.

Download Buku ‘Dalih Pembunuhan Masal’



Tentang buku ‘Dalih Pembunuhan Masal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto’ karya John Rossa.

‘Dalih Pembunuhan Massal’ mengupas gerakan 30 September dari sisi analisa sejarah. Sang penulis, John Rossa, mengaku bahwa bukunya ditulis dengan metode ilmiah yang benar. Jadi, pembredelan tersebut sungguh mengejutkan.

Saya seakan-akan masih hidup di masa Soeharto ketika semua barang cetakan disensor, ketika mahasiswa dituntut ke pengadilan karena membaca buku-buku Pramoedya Ananta Toer..

Padahal buku ‘Dalih Pembunuhan Massal’ telah diakui sebagai salah satu buku terbaik di bidang ilmu sosial. Buku ini terpilih sebagai tiga buku terbaik di bidang ilmu-ilmu sosial dalam International Convention of Asian Scholars, Kuala Lumpur, 2007.

Uniknya, mungkin karena saking kesalnya, sang penulis kemudian memutuskan untuk membagi buku tentang G30 S ini secara gratis lewat internet.